Latest

Tuesday, January 15, 2013

Bangunlah pada sebahagian dari waktu malam serta kerjakanlah "solat Tahajjud" padanya...


Dan bangunlah pada sebahagian dari waktu malam serta kerjakanlah "solat Tahajjud" padanya, sebagai solat tambahan bagimu; semoga Tuhanmu membangkit dan menempatkanmu pada hari akhirat di tempat yang terpuji. (Quran, al-Israa’, 17:79)
---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Beautiful Place : Makkah - Masjidil Haram and The Holy City


SubhanAllah

Makkah at night.
---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Monday, January 14, 2013

Beautiful Place : Grand Canyon, Arizona - USA


SubhanAllah!

I was here in 1985. Grand Canyon, Arizona - USA.

---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Sunday, January 13, 2013

Beautiful Place : Park Keukenhof - Netherlands


Park Keukenhof - Netherlands

Park Keukenhof , also known as the Garden of Europe, is the world’s largest flower garden situated near Lisse, Netherlands. Approximately 7 million flower bulbs are planted annually in the park, which covers an area of 32 hectares.

---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Saturday, January 12, 2013

30 Smart Time Management Tips and Tricks



Yes, yes, yes, you are very busy. That’s why you meet deadlines at the last minute. Or after. That’s why you cruise into meetings 15 minutes late. It’s why you forget details or schedule two tasks for the same time or have 500 unanswered emails in your inbox. It’s why you can never take a vacation, or even a full weekend off.

Or is it? Maybe poor time management is simply a bad habit. Maybe you can learn to organize and control your time better. Because let’s face it, time management is really self management.
Consider taking a look at these classic time management tips. One, or two, or three, may work for you:
1. Obvious tip one: Make a to-do list (electronic or paper). Put the most important item first and work down from there.
2. Obvious tip two: At the end of your day, review what you’ve done and make a new list for the next day. In order of importance.
3. Be ruthless about setting priorities. Make sure that what you think is important is really important.
4. Learn to differentiate between the important and the urgent. What’s important is not always urgent. What’s urgent is not always important.
5. Carry your to-do list with you at all times.
6. All things being equal, do the hardest, least fun thing first. Just get it over with!
7. If a task takes less than five minutes, do it right away. If it takes longer, put it on the list.
8. Deal with E-mail at set times each day, if possible. If you need to check messages as they arrive, limit your sessions to less than five minutes.
9. Schedule some uninterrupted time each day when you can concentrate on important tasks, even if you have to take refuge in a conference room or at the library.
10. Another approach: Before you check your E-mail or voicemail or get involved in the minutiae of the day, devote a solid hour to your most important project.
11. For a couple of days, take an inventory of how you spend your time to find out where and how you’re wasting it.
12. Eliminate the time wasters (e.g., if personal phone calls are taking up too much space in your workday, turn off your cell).
13. Cut big jobs into small chunks. Order the chunks by importance. Work on one chunk at a time.
14. For big, complex tasks, schedule wiggle room. Projects tend to take longer than you think/hope. Give yourself a buffer.
15. If part of your day involves routine repetitive tasks, keep records of how long they take and then try to do them faster.
16. Go one step further and set specific time limits for routine tasks. Work tends to fill whatever amount of time you happen to have.
17. Establish smart efficient systems for all your tasks, big and small, and stick to them.
18. Value your time. People who wander into your workspace to chat do not respect you or your schedule. Set boundaries.
19. When and where you can, say no. Trying to do everything everyone asks you to do is a recipe for failure.
20. In general, guard against overscheduling yourself.
21. Bottom line to items 19 and 20: Learn to delegate, wherever and whenever you can.
22. Aim to handle pieces of paper only once. Same for E-mails. Read ‘em and deal with ‘em.
23. Reward yourself for completing tasks on time. No fun stuff until the work stuff is done.
24. Organize and declutter your workspace so you don’t waste time looking for things.
25. Schedule demanding tasks for that part of your day when you’re at your peak.
26. Group related tasks (e.g., sort papers on your desk and then file them). It’s more efficient.
27. Use down time (e.g., waiting for meetings to begin) to, for example, update your to-do list or answer E-mails.
28. This advice applies to life outside work, too. It’s better to be excellent at a few things than average at many.
29. Don’t be afraid to get projects done early. It takes them off your mind, and it doesn’t mean you’ll just be given more to do.
30. Create the business environment that works for you. Adjust the lighting, turn off your E-mail pinger, get that cup of tea. Set the stage and get to work.
(by Karen Burns, an author) 

---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Friday, January 11, 2013

10 Sebab Turunnya Rahmat Allah SWT



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيم

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,
Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Pemberi rahmat (kasih sayang). Bahkan sayangNya terhadap hamba-hambaNya lebih dari sayangnya seorang ibu kepada anaknya. Dengan kasih sayangNya, Dia menciptakan kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan rezeki kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan kesehatan kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan makan dan minum, pakaian serta tempat tinggal kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia menunjukkan kita kepada Islam dan Iman serta amal soleh. Dengan rahmatNya, Dia mengajarkan kepada kita apa yang tidak kita ketahui. Dengan rahmatNya, Dia memalingkan kejahatan musuh-musuh dari diri kita. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya,  "Sesungguhnya Allah Ta'ala membela orang-orang yang telah beriman." 
(Surah al-Hajj ayat 38).

Dengan rahmatNya, Dia menurunkan hujan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan,. Dengan rahmatNya, Dia memasukkan hamba-hambaNya yang beriman dan yang beramal soleh ke dalam syurga. Dengan rahmatNya, Dia menyelamatkan mereka dari neraka.Segala sesuatu semuanya adalah berkat rahmat Allah Ta'ala. Oleh kerananya seorang muslim perlu mengetahui faktor penyebab, Allah Ta'ala memberikan rahmat kepada makhlukNya, iaitu:

Pertama : Berbuat Ihsan semasa beribadah.

Berbuat Ihsan dalam beribadah kepada Allah Ta'ala dengan menyempurnakan ibadah kepadaNya dan merasa diawasi oleh Allah Ta'ala, bahawasanya kamu beribadah kepada Allah Ta'ala, seolah-olah kamu melihatNya, maka jika kamu tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu, dan berbuat baik kepada manusia semaksima mungkin, baik dengan ucapan, perbuatan, harta, dan kedudukan. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Surah al-A'raf ayat 56)

Kedua : Bertakwa dan mentaati perintah-perintah Allah Ta'ala dan menjauhi larangan-Nya.

Dan di antara sebab-sebab yang paling utama untuk mendapatkan rahmat Allah Ta'ala adalah bertakwa kepadaNya dan menaatiNya dengan melaksanakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya, seperti mengeluarkan zakat kepada orang-orang yang berhak menerimanya (mustahiq), beriman dengan ayat-ayat Allah Ta'ala, dan mengikuti RasulNya. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Dan rahmatKu meliputi segala  sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmatKu untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami. (Iaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi." (Surah al-A'raf ayat 156-157)

Ketiga : Kasih sayang kepada makhluk-makhluk-Nya.

Kasih sayang kepada makhluk-makhlukNya baik manusia maupun binatang. Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda maksudnya,  "Orang-orang yang penyayang, maka Allah Ta'ala akan menyayangi mereka (memberikan rahmat kepada mereka), sayangilah/ kasihlah penduduk bumi, nescaya penduduk langit akan menyayangi kalian." 
(Hadis Riwayat Abu Daud dan at-Tirmidzi) 

Dan hal itu lebih ditekankan lagi kepada orang-orang fakir dan miskin yang sangat memerlukan. Sedangkan balasan (ganjarannya) sesuai dengan perbuatan, sebagaimana kita berbuat baik, maka kita akan mendapatkan balasan dari kebaikan tersebut.

Keempat : Beriman, berhijrah dan berjihad dijalan Allah Ta'ala.

Beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah Ta'ala. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Surah al-Baqarah ayat 218).

Maka orang-orang yang beriman selalu mengharapkan rahmat Allah Ta'ala setelah mereka melaksanakan sebab-sebab mendapatkan rahmat iaitu iman, hijrah, dan berjihad di jalan Allah Ta'ala. Adapun hijrah meliputi berpindah dari negeri orang bukan Islam ke negeri orang Islam dan meninggalkan apa yang dilarang Allah Ta'ala dan RasulNya Sallallahu 'Alaihi Wasallam, sebagaimana Rasululullah Sallallahu 'aAlaihi Wasallam bersabda maksudnya, "Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah Ta'ala." (Muttafaq 'alaih).

Sedangkan jihad mencakup jihad melawan hawa nafsu dalam menaati Allah Ta'ala, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Sallallahu 'Alaihi Wasallam, "Orang yang berjihad adalah orang yang memerangi hawa nafsunya dalam menaati Allah Ta'ala." 
(Hadis Riwayat al-Baihaqi).

Sebagaimana jihad meliputi pula jihad melawan syaitan dengan menyelisihinya dan bersungguh-sungguh untuk mendurhakainya dan jihad dalam memerangi orang-orang kafir dan jihad terhadap orang-orang munafik dan pelaku-pelaku maksiat baik dengan tangan, kemudian (jika tidak mampu) dengan lisan, kemudian (jika tidak mampu juga), maka dengan hati.

Kelima : Mendirikan solat, menunaikan zakat, dan mentaati Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.

Mendirikan solat, menunaikan zakat, dan mentaati Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam sebagaimana Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Dan dirikanlah solat, tunaikanlah zakat, dan ta'atlah kepada Rasul, supaya kamu diberi rahmat." (Surah an-Nur ayat 56).

Keenam : Berdoa kepada Allah Ta'ala untuk mendapatkannya dengan bertawasul dengan nama-namaNya yang Maha Pengasih (ar-Rahman) lagi Maha Penyayang (ar-Rahim) atau yang lainnya dari nama-namaNya yang Agung/ Indah, seperti kamu mengatakan :

"Ya Rahman Wahai Yang Maha Penyayang), sayangilah aku (rahmatilah aku), ya Allah  sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan rahmatMu yang luas yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuni dosaku dan menyayangiku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." 

Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (Surah al-Kahfi ayat 10).

Dan Allah Ta'ala juga berfirman, maksudnya, "Dan Allah memiliki Asma'ul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma'ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalah-ertikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (Surah al-A'raf ayat 180).

Maka hendaklah seseorang memohon setiap permintaannya dengan nama yang sesuai dengan permintaannya itu untuk mendapatkannya. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepadaKu, nescaya akan Kuperkenankan bagimu'." (Sursh al-Mukmin ayat 60).

Dan firman Allah Ta'ala dalam ayat yang lain bermaksud, "Dan katakanlah, 'Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik." 
(Surah al-Mukminun ayat 118).

Sungguh Allah Ta'ala telah menyuruh (kita) berdoa dan menjamin ijabah (mengabulkan doa tersebut) dan Dia Maha Suci yang tidak pernah mengingkari janji.

Ketujuh : Mengikuti al-Quran al-Karim dan mengamalkannya.

Mengikuti al-Quran al-Karim dan mengamalkannya. Allah Ta'ala berfirman, yang bermaksud, "Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (Surah al-An'am ayat 155).

Kelapan : Menaati Allah Ta'ala dan RasulNya Sallallahu 'Alaihi Wasallam sebagaimana yang  telah dijelaskan sebelumnya. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat." (Surah Ali 'Imran ayat 132).

Kesembilan : Mendengarkan dan memperhatikan dengan tenang ketika dibacakan al-Quran al-Karim.

Mendengarkan dan memperhatikan dengan tenang ketika dibacakan al-Quran al-Karim. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." 
(Surah al-A'raf ayat 204).

Kesepuluh : Istighfar, memohon ampunan dari Allah Ta'ala. 


Istighfar, memohon ampunan dari Allah Ta'ala. Allah Ta'ala berfirman, maksudnya, "Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat." 
(Surah an-Naml ayat 46). 


Sahabat yang dikasihi,
Marilah sama-sama kita beramal dengan sepuluh sifat-sifat di atas yang menyebabkan turunnya rahmat Allah Ta'ala Jika rahmat Allah Ta'ala kita perolehi di dunia maka hidup kita akan tenang , bahagia, terhindar daripada musibah dan memudahkan kita beramal ajaran Islam. Begitu pula apabila kita mendapat rahmat Allah Ta'ala di akhirat maka kita akan di masukkan kedalam syurga. Kerana kita masuk syurga dengan rahmat Allah Ta'ala bukan kerana banyaknya amalan kita.

Wallahu a'lam.

Sumber: Diterjemahkan dari Kitab "An-Nuqath al-'Asyarah
adz-Dzahabiyah", Syaikh Abdur Rahman ad-Dusari.

---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

Monday, December 31, 2012

Solat Sunat Rawatib



Solat Rawatib ialah solat yang mengiringi solat-solat fardhu sama ada sebelum atau selepas solat fardhu.
Solat sunat Rawatib ini terbahagi kepada dua bahagian :
1. Sunat Rawatib yang "Muakkad" (sangat dianjurkan)
2. Sunat Rawatib yang "Ghaira Muakkad" (dianjurkan tapi tanpa/kurang penekanan)


Disamping itu Sunat Rawatib juga terbahagi kepada 2 kategori :
1. Qabliah (sebelum Solat Fardhu)
2. Ba'diah (selepas Solat Fardhu)

Sunat Rawatib yang "Muakkad" adalah 10 rakaat seperti berikut :
  1. 2 Rakaat sebelum Solat Subuh
  2. 2 Rakaat sebelum Solat Zohor.
  3. 2 Rakaat selepas Solat Zohor.
  4. 2 Rakaat selepas Solat Maghrib.
  5. 2 Rakaat selepas Isyak.
Sunat Rawatib yang "Ghaira Muakkad" pula adalah 12 rakaat seperti berikut :
  1. 2 Rakaat sebelum Solat Zohor
  2. 2 Rakaat selepas Solat Zohor.
  3. 4 Rakaat sebelum Solat Asar.
  4. 2 Rakaat sebelum Solat Maghrib.
  5. 2 Rakaat sebelum Isyak.
DALIL TENTANG SUNAT MELAKUKAN SOLAT INI.
Sabda Rasulullah s.a.w :

عن عبد الله بن عمر قال حفظت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم ركعتين قبل الظهر وركعتين بعد المغرب وركعتين بعد العشاء وركعتين قبل الغداة
(متفق عليه)
Maksudnya : Dari Abdullah bin Umar, katanya, "Saya mengingati (lafaz) dari Rasulullah s.a.w dua rakaat sebelum Zohor, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isyak, dan dua rakaat sebelum Subuh."
(Muttafaq alaih)

NIAT SOLAT RAWATIB

  1. Sekiranya sebelum solat Fardhu di sebut : قَبْلِيَّةً
  2. Sekiranya selepas solat Fardhu di sebut : بَعْدِيَّةً
Oleh yang demikian niatnya adalah seperti berikut :
أُصَلِّي سُنَّةَ ( الظُّهْرِ / العَصْرِ / المَغْرِبِ / العِشَاءِ / الصبح ) رَكْعَتَيْنِ (قَبْلِيَّةً / بَعْدِيَّةً ) لِلَّهِ تَعَالَى
Maksudnya : Sahaja aku menunaikan solat sunat (Zohor / Asar / Isyak / Subuh) dua rakaat (Sebelum / Selepas) kerana Allah Taala.

---
Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.blogspot.my

Sunday, December 30, 2012

10 adab bersama ibu-bapa





  • Taat kepada mereka kecuali perkara yang ditegah oleh syara’.
  • Melakukan kerja-kerja yang menyenangkan hati keduanya, walaupun mereka tidak menyuruhnya.
  • Bertutur bersama mereka dengan penuh beradab.
  • Segera menjawab panggilan mereka.
  • Memuliakan keduanya dan memberikan apa yang dikehendaki oleh keduanya (mengikut kemampuan ).
  • Mendoakan keampunan bagi mereka.
  • Mencium tangan keduanya pada waktu pagi dan petang atau waktu-waktu yang munasabah.
  • Selalu menziarahi kubur mereka setelah mereka meninggal dunia disamping menghadiahkan kepada mereka bacaan ayat Al-Quran, tahlil dan sebagainya.
  • Memohon kepada Allah SWT, supaya mereka mendapat kesejahteraannya di dunia dan akhirat.
  • Berbincang dengan mereka setiap masalah yang mereka hadapi dan jangan merahsiakan sesuatu daripada mereka.

  • ---
    Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
    Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
    Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
    Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.blogspot.my

    Tuesday, December 25, 2012

    Doa ringkas selepas solat


    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 

    Segala puji bagi Allah Tuhan pentadbir seluruh alam. Selawat dan sejahtera semoga dilimpahkan ke atas junjungan besar Nabi Muhammad yang semulia-mulia pesuruh-Nya, serta ke atas keluarga dan sekalian sahabat-sahabatnya. 

    Ya Allah, wahai Tuhan kami, hidupkan kami dengan iman, matikan kami dalam iman, serta masukkan kami ke dalam syurga bersama-sama iman. 

    Ya Allah, ya Tuhan kami, ampunilah segala dosa kesalahan kami dan dosa-dosa kesalahan kedua ibu bapa kami, serta kesihanilah kedua ibu bapa kami sebagaimana mereka berdua mengasihani kami semasa masih kecil. 

    Ya Allah, akhirilah umur kami dengan kesudahan yang baik dan janganlah kiranya Engkau akhirkan umur kami dengan kesudahan yang tidak baik. 

    Ya Allah, ya Tuhan kami, janganlah kiranya Engkau pesongkan iman kami sesudah Engkau kurniakan kepada kami petunjuk. Anugerahilah kami rahmat kerana sesungguhnya Engkau Maha Pengurnia. 

    Wahai Tuhan kami, kurniakanlah kepada kami kebaikan di dunia ini dan juga di akhirat, dan peliharalah kami daripada azab neraka. 

    Semoga Allah mencucuri rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad dan ke atas seluruh keluarga dan sahabat-sahabat baginda. Dan segala puji itu tertentu bagi Allah, Tuhan pentadbir seluruh alam.

    ---
    Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
    Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
    Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
    Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.blogspot.my

    Doa ketika menghadapi tekanan atau kesusahan



    “Cukuplah Allah untuk (menolong) kami, dan Ia sebaik-baik pengurus (yang terserah kepada-Nya segala urusan kami).” - surah Aali-‘Imran, ayat 173.

    Keterangan ayat:

    Menurut al-Imam al-Bukhari, Ibn al-Munzir, al-Hakim dan al-Baihaqi, daripada Ibn Abbas berkata bahawa doa ini merupakan kalimah yang terakhir diucapkan oleh Nabi Ibrahim a.s. sebelum dicampakkan ke dalam api. Ia juga diucapkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. ketika golongan kafir menakut-nakutkan nabi tentang tentera bersekutu yang akan menyerang Nabi s.a.w. (Tafsir al-Fakhrurrazi, tafsir ayat 173, surah Ali-Imran)

    Khasiat dan Kaifiat Beramal:

    Amalkan membaca zikir ini apabila berhadapan dengan suasana yang menakutkan atau ketika menghadapi tekanan atau kesusahan.

    ---
    Consultant-Speaker-Motivator: www.ahmad-sanusi-husain.com 
    Alfalah Consulting - Kuala Lumpur : www.alfalahconsulting.com
    Islamic Investment Malaysia: www.islamic-invest-malaysia.com
    Pelaburan Unit Amanah Islam: www.unit-amanah-islam.com

    Please Join my facebook's fan page